
Desain undangan Jawa kreasi terbaru, harga dibandrol mulai Rp.500,-. Desain dijamin original bukan jiplakan. ditanggung cepet jadi, murah berkualitas.
Juga masih banyak pilihan.
Hub. via email zeembacolect@yahoo.com
Pencerahan Menuju Masa Depan
Salatiga, 3 Juni 2009. Even besar di tingkat Regional kembali diadakan di STAIN Salatiga. Kegiatan yang di adakan atas kerjasama LPM DinamikA, Kopma Fatawa dan FKWM (Forum Komunikasi Mahasiswa Jawa Tengah) kelihatannya berjalan tanpa halangan berarti. Namun kenyataan dilapangan banyak menemui kendala. Hal ini disebabkan karena kurangnya koordinasi dari masing-masing Panitia baik dari LPM DinamikA sendiri KOPMA Fatawa STAIN Salatiga dan juga FKWM Jateng. Seminar yang sedianya diadakan diawal Maret 2009 baru bisa terlaksana pada hari rabu, 3 Juni 2009. Seminar Entrepreneur Goes to Campus 2009 dengan tema "Mencetak Wira Usaha handal Melalui Inkubator Kampus" yang diikuti oleh kurang lebih mencapai 130 peserta dengan panitia sekitar 25 orang baru bisa dimulai pada jam 09.30 lebih selanjutnya ...............Yang kedua: sesungguhnya misi demokrasi kebaratan yaitu tujuan-tujuan dunia materi, maka dia melontarkan kepada perwujudan kebahagiaan umat atau masyarakat didaerahnya, sebagaimana halnya melontarkan atau membuang pertumbuhan kekayaan atau kenaikan gaji, atau memperoleh kemuliaan yang terampas dan lain-lain. Adapun tujuan-tujuan aturan Syuria dalam Islam yaitu merealisasikan tujuan duniawiah ini sampai pada aspeknya. tetapi dalam caranya bertujuan untuk rohani, bahkan sesungguhnya tujuan rohani yaitu yang pertama dasar. Maka tujuan-tujuan duniawi menjadi perantara pada tujuan-tujuan rohani.
Yang ketiga: sesungguhnya penguasa umat di demokrasi kebaratan itu penguasa yang mutlak, maka umat itu adalah orang yang berkedaulatan dari jalan majelis yang ditangisinya, atau undang-undang yang meletakkannya atau yang menyia-nyiakannya. Maka majelis ini meletakkan undang-undang yang wajib dimusnahkan, sehingga walaupun meniadakan pada akhlak, atau orang yang ingin beserta manusia-manusia yang sholeh. Maka demokrasi kebaratan contohnya kadang-kadang perang diumumkan karena kedaulatan masyarakat atas kedaulatan masyarakat. Atau penguasaan pasar untuk perdagangan atau memonopoli sumber-sumber minyak dan lain-lain, akan tetapi didalam Islam tidak ada penguasa yang mutlak untuk sekelompok masyarakat. sesungguhnya seorang penguasa terikat dengan syariat didalam agama Allah sekelompok masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa kecuali didalam batas undang-undang ini. sekelompok masyarakat didalam agama Islam, atau yang lainnya didalam demokrasi yang bernuansa Islam wajib dengan undang-undang yang bersifat akhlak (yaitu undang-undang Allah) wajib dengan permulaannya.
Atas hal ini peraturan Islam tidaklah sama atas peraturan yang lain, maka tidaklah pengusa mengizinkan seseorang berdaulat, seseorang tersebut harus seorang laki-laki yang beragama dan mempunyai sebuah undang-undang sendiri dan masyarakat sendiri, dan adapun jawaban yang benar sesungguhnya kedaulatan dalam Islam adalah berpasangan atau dobel: seorang tuan mempunyai dua perkara yang dikumpulkan, sebaiknya dua perkara tersebut saling keterkaitan, dan tidak bisa mendirikan sebuah negara dan tetapnya sebuah negara tersebut kecuali adanya keterkaitan ini. dua perkara ini adalah yang pertama, masyarakat yang kedua adalah undang-undang atau syariat Islam, adapun masyarakat dan syariat satu kedaulatan didalam negara Islam.